Resmi Pandawan Incorporation Melakukan Indeksasi Pada ResearchBib

Rabu, 2 September 2020 secara resmi Pandawan Incorporation melakukan indeksasi pada ResearchBib

ResearchBib adalah akses terbuka dengan database pengindeksan standar tinggi untuk peneliti dan penerbit. Research Bible dapat dengan bebas mengindeks jurnal, makalah penelitian, panggilan makalah, posisi penelitian.

Setelah melakukan sharing Dapi yang dilakukan secara rutin seminggu sekali, Pandawan Incorporation akhirnya memutuskan melakukan indeksasi pada ResearchBib untuk mewujudkan Jurnal yang bereputasi SINTA maupun Scopus.

Yang melakukan submit pada ResearchBib diantaranya Aptisi Transactions on Technopreneurship (ATT)IAIC Transactions on Sustainable Digital Innovation (ITSDI), ADI Bisnis Digital Interdisiplin Jurnal (ABDI Jurnal), ADI Journal on Recent Innovation (AJRI), APTIKOM Journal on Computer Science and Information Technologies (CSIT).

Dengan dilakukannya indeksasi pada RearchBib, diharapkan Pandawan Incorporation dapat membuat suatu pencapaian yang terbaik yaitu bisa memuwujudkan Jurnal yang terindeks SINTA Maupun Scopus .

 

Read More

New services!! Fitur Workshop:: Pandawan adakan Webinar PEKERTI AA untuk Dosen UR

Pada tanggal 26 – 27 Juni 2020, Universitas Raharja bersama Pandawan melaksanakan Webinar dengan tema “Strategi Peningkatan Kompetensi Heutagogi dan Pedagogik Dosen” dihadiri oleh lebih dari 50 dosen universitas webinar PEKERTI AA berjalan lancar.

Pelaksanaan Webinar PEKERTI AA dilaksanakan selama 2 hari yang  dimulai pada pukul 09:00 dan diakhiri pada pukul 16:00 . Pada hari pertama pelaksanaan dihadiri dan sambutan dari bapak rektor Universitas Raharja Dr. Po Abas Sunarya, M.Si. “Pelaksanaan Webinar PEKERTI AA ini wajib diikuti oleh semua dosen UR sebagai bentuk meningkatkan kinerja dosen dan standarisasi sistem pembelajaran daring” Ucap bapak Rektor UR.

Materi dibagi menjadi 3 sesi yaitu Sesi 1 yang dibawakan oleh Dr. Henderi, M.Kom yang kemudian dianjutkan dengan sesi 2 oleh bapak Dr. Junaidi, M.Kom dan diakhiri dengan sesi 3 tentang sistem pembelajaran yang sdh berjalan dan penjelasan mengenai penggunaan iDu oleh ibu Qurotul Aini, S.Kom.,M.T.I.

Tujuan pelaksanaan Webinar PEKERTI AA diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan peserta tentang Strategi Peningkatan Kompetensi Heutagogi dan Pedagogik Dosen dan menyelaraskan media perkuliahan daring selama PSBB dan PSBL.

Read More

Selamat!! UR Raih Peringkat 336 dalam Kategori 500 Peneliti Terbaik Indonesia

Dalam video konferensi melalui aplikasi ZOOM pada Tanggal 28 Mei 2020, Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional, Bambang Brodjonegoro, mengumumkan 500 peneliti terbaik di Indonesia berdasarkan Science and Technology Index (SINTA) 2020. Dalam aspek penilaian ini terdapat cakupan parameter skala besar yaitu dari jumlah artikel, banyaknya kualifikasi jurnal, dan aktivitas dalam publikasi nasional.

SINTA merupakan satu inovasi sistem informasi ilmu dan teknologi yang dikembangkan untuk mengukur kinerja individu, institusi, dan networking dari peneliti atau dosen yang melakukan studi. Program SINTA ini dirancang sejak tahun 2016 dan hingga sekarang disebutkan telah mengelola 194.904 author atau peneliti terverifikasi, 4.607 jurnal, dan 34.677 buku. Selain itu 93.346 artikel, 69.796 conference paper, dan 5.266 book chapter.

Selamat Pandawan Incorporation ucapan kepada Assoc. Prof. Dr. Ir. Untung Rahardja, M.T.I., MM selaku Associate Editor in Chief dari ATT Journal atas tercapainya dalam ranking 336. Harapannya semoga dapat memotivasi untuk semua peneliti dalam meningkatkan penelitian dan berkontribusi besar.

Infomasi lebih lengkap mengenai daftar author yang terdaftar dalam SINTA dan 500 peneliti terbaik dapat dilihat dalam laman sinta.ristekbrin.go.id/authors. Dalam daftar tersebut berurutan mulai dari skor tertinggi, nama peneliti dan asal perguruan tingginya.

Read More

Resmi bergabung dengan Pandawan ABDI luncurkan V1N1 2020

Per tanggal 8 Mei 2020, ADI Bisnis Digital Interdisiplin Jurnal (ABDI Jurnal) resmi bergabung dengan Pandawan.

ABDI Jurnal merupakan jurnal ilmiah yang dapat diakses bebas dan terbuka dibawah naungan ADI (Asosiasi Dosen Indonesia) Publisher dan didukung oleh Pandawan, dan Alphabet Incubator,, dalam rangka memfasilitasi jurnal ilmiah hasil Civitas Academika di bidang Bisnis dan Eknomi Digital, Kriptografi, Creativepreneur, Manajemen Keungan serta Pendidikan Ekonomi dan Bisnis dalam menghadapi era digital di Indonesia. ABDI menyediakan media untuk menerbitkan artikel ilmiah dari para sarjana dan pakar di seluruh dunia terkait dengan topik Multidisiplin. Semua URL artikel yang diterbitkan akan memiliki pengidentifikasi objek digital (DOI).

Dengan nomor ISSN 2656-8888 (online), 2655-8807 (print) dan jadwal publikasi pada bulan Juni dan November atau 2 (Dua) kali terbit dalam setahun.

ABDI Jurnal juga telah mempublikasikan edisi pertamanya V1N1 pada tanggal 3 Juni 2020 dengan jumlah 1 artikel sebagai edisi pertamanya. yang berjudul : Perancangan Ajri Learning Journal Center Menggunakan Tools Invision Untuk Mewujudkan Creative Innovation Soft Skill”

Informasi lebih lanjut mengenai ABDI Jurnal dapat langsung mengunjungi website ABDI Jurnal dibawah ini.

Read More

How to Active Account Office 365?

How To Active Your Account Office 365?
Follow this Step ^^

 1. Akun username dan password akan dikirimkan ke email rinfo kalian ^^

2. Masuk ke link office 365 . Lalu masukkan username dan password

3. Setting Password Baru

Lalu klik next

4. Aktivasi 2 step verification nya yah, jadi kalau lupa password lebih mudah ^^

Setting No.Handphone dan email alternatif yah^^ 
Email alternatifnya bisa pakai Rinfo kalian

Klik Finish

Taraaa kalian sudah berhasil Login dan setting 2 Step privacy kalian agar lebih Aman ^^

 

 

 

 

 

Read More

Mantap Jiwa ! Indonesia Menduduki Peringkat 1 Pada Tingkat ASEAN Bidang Publikasi Ilmiah

Jumlah publikasi ilmiah di Indonesia mengalami peningkatan yang sangat signifikan. Bahkan, jumlah publikasi ilmiah Indonesia tersebut berhasil melampaui Malaysia dan negara pada ASEAN yang lainnya.

“Jumlah publikasi ilmiah Indonesia telah berada di angka 44735 Publikasi . Posisi tersebut telah melebihi Malaysia, yang tahun lalu posisinya di atas Indonesia,” Sumber sinta.ristekbrin.go.id , Jumat (17/04/20).

Peningkatan jumlah publikasi ilmiah tersebut, berhasil membawa Indonesia berada di ranking pertama dalam jumlah publikasi ilmiah pada ASEAN BENCHMARKING yang Sebelumnya Indonesia berada di posisi kedua

Di urutan pertama, Indonesia dengan jumlah 44735 Publikasi. Posisi kedua disusul oleh Malaysia dengan 36498 Publikasi. Sedangkan yang ketiga adalah Singapore dengan 23215 publikasi. Selanjutnya, ada Thailand yang menempati urutan ke-empat dengan 19684 Publikasi. Diposisi ke lima ada Vietnam dan diposisi ke-enam atau terakhir ada Philiphina. Hal ini bisa saja berubah sewaktu-waktu, karena publikasi disetiap Universitas di Dunia mengalami peningkatan setiap tahunnya.

Read More

Pentingnya Publikasi Ilmiah

SALAH satu peran dosen adalah berkewajiban menyampaikan pengetahuan yang dimiliki kepada mahasiswanya tetapi juga berkewajiban mengembangkan pengetahuan dan terus menerus menambah wawasan yang dimilikinya. Salah satunya dengan membuat karya ilmiah yang dapat di publikasikan.

Publikasi ilmiah adalah suatu upaya untuk mempublikasikan suatu karya pemikiran seseorang atau kelompok dalam bentuk Jurnal atau artikel. Publikasi ilmiah yang dilakukan oleh dosen pada dasarnya merupakan wujud untuk meningkatkan kreatifitas dalam bidang penulisan ilmiah supaya bisa memberikan ilmu atau pengetahuan kepada pembacanya. Assoc. Prof. Dr. Ir. Untung Rahardja M.T.I., MM (Pendiri Yayasan – Universitas Raharja, 2020) menyebutkan bahwa kegiatan publikasi ilmiah adalah salah satu bentuk upaya untuk meningkatkan mutu seorang dosen dalam bidang publikasi (08/04/20).

Di Indonesia, kegiatan publikasi ilmiah di kalangan dosen mulai terjadi pada pertengahan tahun 90-an. Hingga saat ini Indonesia menduduki peringkat 1 pada SINTA ASEAN BENCHMARKING dengan jumlah publikasi sebanyak 44602 Publikasi Ilmiah.

Tidak hanya dosen saja yang membuat publikasi ilmiah, para mahasiswa pun turut ikut membuat publikasi ilmiah. “Dari pada hasil karya tulis ilmiah dipajang saja di perpustakaan, akan lebih baik jika di publikasikan supaya bisa memberikan ilmu dan pengetahuan kepada pembacanya dan juga bisa meningkatkan publikasi ilmiah” sebut, Assoc. Prof. Dr. Ir. Untung Rahardja M.T.I., MM (Pendiri Yayasan – Universitas Raharja, 2020).

Dirjen Dikti mengeluarkan surat edaran bagi mahasiswa S1, S2, dan S3 wajib menulis ringkasan karya ilmiah dan diterbitkan, baik dalam jurnal online maupun jurnal cetak.

Dari surat edaran tersebut Pandawan membuat Roadshow Joint Bootcamp dengan tema “The Use Of Artificial Intelligence Insuporting The Development Of Management Information Systems And Human Resources On Society 5.0 ”. Untuk meningkatkan karya tulis ilmiah yang bisa dipublikasikan pada SINTA maupuan SCOPUS.

Dalam penulisan artikel e-journal, judul dalam bahasa Indonesia ditulis maksimal 14 kata, sedangkan dalam bahasa Inggris 10 kata. “Judul harus sesuai dengan isi arikel tersebut” Sebut Qurotul Aini, S.Kom., M.T.I

Selanjutnya yang diperhatikan adalah jumlah halaman, maksimal cukup 6—12 halaman saja.  Hal penting lainnya adalah penulisan abstrak.

“abstrak secara singkat menceritakan isi artikel tersebut berisi 150-250 kata dalam dua bahasa, Indonesia dan Inggris”.

Pada dasarnya, jurnal ilmiah berisi ide dasar penelitian, proses penelitian, hasil penelitian, pemanfaatan atau pengimplementasian dan kesimpulan . Isi dan lingkup artikel sebuah jurnal itu sama dengan isi tulisan tugas akhir yang disajikan dalam bentuk artikel bukan laporan penelitian.

Read More